Keamanan Container
Dasar Pengerasan Container Docker Bersama Kali Linux Indonesia
Dasar pengerasan container Docker untuk lab pribadi: image bersih, user non-root, jaringan minimal, dan rahasia aman ala Kali Linux Indonesia.

Saya sering pakai Kali Linux Indonesia untuk lab keamanan, termasuk pengujian container Docker di mesin sendiri. Pengerasan container bukan sekadar menambahkan password atau firewall. Ini tentang memperkecil permukaan serangan dari image, runtime, jaringan, dan hak akses. Dalam catatan ini saya tulis dasar yang bisa dipraktikkan di lab pribadi, bukan untuk menyerang sistem orang lain.
Mulai dari image yang bersih
Image yang besar dan tidak terawat menambah celah. Pilih base image resmi, perbauri patch, dan hapus paket yang tidak dipakai. Di lab, saya lebih suka Alpine atau Debian slim untuk layannan sederhan. Docker pertama dirilis pada 2013, jadi ekosistemnya sudah matang, tetapi image lama tetap berisiko. Gunakan tag versi yang jelas, bukan latest, agar hasil build bisa diulang. Scan image dengan alat yang tersedia di lab, lalu bandingkan hasilnya sebelum dan sesudah perbaikan.
Batasi hak akses dan runtime
Proses di dalam container tidak perlu berjalan sebagai root. Gunakan user non-root, sistem berkas read-only, dan batasi capability. Resource limit juga penting agar satu container tidak menghabiskan mesin host. Uji ulang aplikasi setelah pembatasan, karna beberapa layanan membutuhkan direktori tulis khusus.
- Gunakan
--user 1000:1000agar proses tidak berjalan sebagai root. - Aktifkan
--read-onlybila aplikasi tidak perlu menulis ke root filesystem. - Hapus capability yang tidak perlu dengan
--cap-drop=ALL. - Batasi CPU dan memori dengan
--cpusdan--memory.
Jaringan dan rahasia
Jangan ekspos port yang tidak dibutuhkan. Gunakan jaringan khusus antar container, bukan host network, kecuali ada alasan jelas. Rahasia seperti token sebaiknya tidak diletakkan di environment variable biasa bila ada alternatif yang lebih aman. Simpan log akses dan tinjau port yang terbuka secara berkala. Panduan resmi Docker tentang keamanan engine memberi rincian tambahan: Docker Engine security .
Pengerasan container adalah proses bertahap. Mulai dari image kecil, user non-root, lalu audit konfigurasi. Catatan ini untuk lab pribadi dan CTF legal; selalu minta izin sebelum menguji sistem milik orang lain.
